Kamis, 16 Februari 2017

7 Guru yang Paling Pengaruhi Hidup Saya




11.  Painem
Beliau adalah ibu saya sendiri,… beliaulah yang pertama kali mengajarkan dan mengajak saya berimajinasi tentang dunia dan akhirat, tentang tauhid, tentang Iman dan Islam. Beliau ajarkan saya dengan contoh tentang kesabaran, kelembutan dan keramahan. Beliau sepertinya dari awal berusaha membangun suatu karakter yang baik untuk saya,..saya merasakannya meski hingga saat ini saya menyadari belum mampu menjadi seperti yang beliau harapkan…

22.  Kardiono
Beliau adalah bapak saya sendiri,..meski saya akui saya pernah sangat lama kecewa hingga membencinya,..tetapi sesungguhnya ada banyak hal yang telah beliau ajarkan kepada saya, terutama tentang sopan-santun dan bagaimana menghargai orang lain meski dulu saya melihat beliau sering melanggar tentang apa yang beliau ajarkan. Meski sepele tetapi ini sangat penting, di manapun dan kapanpun sopan-santun selalu jadi tuntutan buat saya, karena saya hidup tak mungkin terlepas dari pergaulan dengan orang lain. Tanpa sopan santun yang beliau ajarkan barangkali saya tidak akan diterima dengan baik oleh keluarga angkat saya di Jambi, keluarga istri saya, dan dagangan saya mungkin juga tidak akan laris.

33.  Qomariyah
Beliau adalah guru TK saya di TK ‘Aisyiyah,..beliau menguatkan dan melengkapi apa yang telah diajarkan ibu dan bapak saya, beliaulah yang pertamakali ajari saya berwudhu,…masih sangat jelas bagaimana beliau memberikan contoh membersihkan sela-sela jari saat berwudhu,.. beliau jugalah yang pertama kali ajarkan gerakan sholat, do’a-do’a, sejarah Nabi hingga kenalkan menulis dan berhitung.

44.  Markiyah
Beliau adalah guru kelas 1 SD saya di SD Muhammadiyah Siliran, beliaulah yang mengajarkan saya menulis dan membaca hingga bisa. Saat ini saya bisa menulis tulisan ini tentu juga karena jasanya… dari bisa menulis dan membaca inilah saya bisa mengenal dunia luas dengan lebih mudah,… dan sepertinya saat ini tiada hari yang tanpa membaca dan menulis..

55.  Drs Sukarno
Beliau masih keluarga, saya memanggilnya “mbah”. Dari beliau yang paling menonjol dan membekas bagi saya adalah tentang Tauhid, cara menyampaikannya mudah dimengerti. Tauhid tentu merupakan sesuatu yang sangat mendasar bagi saya. Yang lain adalah tentang wibawa yang tidak perlu dibuat-buat, tentang Ilmu Islam yang dalam dan tentang cara berfikir yang tidak sempit.

66.  Suharno
Beliau adalah guru saya di Taman Pendidikan Al-Quran, sebenarnya bukan beliau yang pertama kali mengajarkan saya membaca Al-Qur’an, akan tetapi beliaulah yang paling membuat saya bisa membacanya, mengerti lebih banyak tentang mahroj, tartil dan sebagainya termasuk metode mengajarkannya kepada anak yg saat ini saya praktekin ke anak saya. Kemudian secara tidak langsung beliau juga telah ajarkan saya bagaimana berorganisasi, event organizer dan desain grafis, yaitu pada masa dulu dengan membuat dekorasi untuk backdroup saat pengajian dengan menempelkan pada kain tulisan dari kertas yang digunting. Ternyata dari cara membuat dekorasi yang sederhana itu telah membuat saya tertarik di bidang desain grafis,..meski tidak menjadi desainer beneran, tetapi setidaknya saya merasa sedikit banyak tahu dan bisa, dengan bermodal menguasai Corel Draw dan Photo Shop saya diterima bekerja di beberapa percetakan juga pernah tergabung dalam suatu EO.

77.  Pak (Astaqfirulloh saya lupa namanya, kl ga’ salah Sumono, SE)
Beliau adalah guru ekonomi akuntansi saya di ‘Aliyah,.. dari beliau saya sedikit banyak mengenal dunia perdagangan dan promosi. Tentang rugi-laba dan neraca perdagangan serta tentang seluk beluk perusahaan. “bekal” inilah yang mengantarkan saya bekerja jadi team produksi periklanan radio dan saat ini saya sedang mempraktekkan yang beliau ajarkan dengan membuka usaha kantin di rumah dan jualan bubur serta yang masih jadi tantangan serta semoga akan benar-benar segera terlaksana adalah memiliki perusahaan resmi meski kecil-kecilan. Saat ini kami masih dalam proses perijinan pendirian stasiun radio RUGOS FM dan saya sebagai direkturnya.

Waww….. bagaimana mungkin hidup tanpa guru…?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar